Home / Besadu / Headline / kabinet

Friday, 7 November 2025 - 00:21 WIB

“Apel Gabungan Siaga Bencana Tahun 2025” untuk Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

Foto ; polresbeltim

Foto ; polresbeltim

Besadu.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Polres Belitung Timur bersama dengan instansi terkait menggelar *Apel Gabungan Siaga Bencana Tahun 2025* pada Rabu (4/11/2025) lalu di halaman Mapolres Belitung Timur.

Apel ini merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana alam, khususnya bencana hidrometeorologi, yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting dalam membangun koordinasi dan sinergitas antar lembaga guna memastikan respons yang cepat dan tepat terhadap bencana.

Apel Kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Belitung Timur, Khairil Anwar, Kepala BPBD Kabupaten Belitung Timur, serta perwakilan dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Basarnas, Satpol PP, Dinas Sosial (Dinsos), dan instansi lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi yang siap bertindak dalam penanggulangan bencana.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi, dengan fokus pada bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Bencana-bencana ini sering kali datang secara tiba-tiba dan memerlukan respons yang cepat serta terkoordinasi dengan baik antar instansi.

Dalam pelaksanaan apel, Kapolres AKBP Indra Feri Dalimunthe juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana, seperti perahu karet, kendaraan dinas polisi, mobil BPBD, serta kendaraan milik Tagana dan Satpol PP.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan dan kendaraan siap digunakan dalam menghadapi situasi darurat.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sebagai langkah preventif dalam menghadapi bencana alam.

Kita semua harus sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi potensi bencana demi memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe, dalam amanatnya.

Amanat yang dibacakan oleh Kapolres tersebut berasal dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya deteksi dini, pemetaan wilayah rawan bencana, serta peningkatan koordinasi antar instansi dalam penanggulangan bencana.

Baca Juga:  Pembangunan Gerai KDMP ; Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Selain itu, Kapolri juga mengimbau agar semua pihak melibatkan masyarakat dalam memberikan informasi terkait prakiraan cuaca, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dilakukan secara prosedural, empatik, dan profesional.

Pentingnya Kolaborasi dan Komunikasi dalam Penanggulangan Bencana

Kapolres Belitung Timur menegaskan bahwa keberhasilan dalam menangani bencana sangat bergantung pada koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.

Oleh karena itu, sinergitas antar instansi sangat diperlukan, terutama dalam melaksanakan operasi di lapangan. “Kesiapsiagaan yang baik akan meminimalkan dampak bencana dan membantu kita untuk lebih cepat dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga mengingatkan masyarakat pesisir yang beraktivitas di laut untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG.

“Bagi masyarakat yang berencana untuk melaut, sangat penting untuk memantau cuaca dan memberitahukan tujuan serta rencana berlayar kepada keluarga atau pihak terdekat,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan informasi yang disampaikan oleh pihak berwenang mengenai potensi bencana yang bisa terjadi di wilayah mereka.

“Deteksi dini dan persiapan yang matang adalah kunci untuk menghadapi segala macam bencana, baik yang datang mendadak maupun yang dapat diprediksi sebelumnya,” tegas Kapolres.

Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Masyarakat

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Dengan semakin tingginya frekuensi cuaca ekstrem dan bencana alam, kesiapan untuk bertindak cepat sangat diperlukan agar kerugian dan korban jiwa dapat diminimalkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk lebih siap dan waspada terhadap bencana yang bisa datang kapan saja. Kolaborasi antar instansi dan masyarakat adalah kunci untuk mengurangi risiko bencana,” tutup Kapolres AKBP Indra Feri Dalimunthe.

Dengan adanya kegiatan Apel Gabungan Siaga Bencana ini, diharapkan seluruh pihak, baik aparat keamanan, instansi terkait, dan masyarakat, dapat bersatu padu dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja, dan menjamin keselamatan serta keamanan bersama. | Besadu.Com | */Redaksi | *** |

Share :

Baca Juga

Besadu

Gus Yaqut, Tinggal di Prancis 24 Hari demi Hindari Pansus Haji

Besadu

Tim ERG PT TIMAH Tbk Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Dukung Pemulihan Pasca Bencana
A. Fuadi, dan Donny Damara di peluncuran buku Buya Hamka. Foto: Alexander Vito Edward Kukuh/kumparan

Besadu

Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul

Besadu

Inaba Award ; Apresiasi UI Membangun untuk Alumni & Mahasiswa Berdampak Positif

Headline

Dentuman Ketupat di Pesisir Barat ; Tempilang Menjaga Warisan, Menantang Zaman

Besadu

75 Mahasiswa Beltim Terima Beasiswa Prestasi, Wujudkan Generasi Unggul
Massa Aksi Reuni PA 212 bergerak ke arah Jalan Sudirman, Kamis (2/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Besadu

Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat

Besadu

Mampau Kriya Fest 2025 ; Festival Kriya dan UMKM, Wadah Penguatan Ekonomi Kreatif