Besadu.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Di antara rimbun pepohonan di halaman Koramil Manggar, beberapa waktu lalu, senyum 75 mahasiswa asal Belitung Timur pecah serempak.
Hari itu, mereka menerima Beasiswa Prestasi Tidak Tetap Tahun Anggaran 2025, bantuan pendidikan yang sudah lama dinantikan untuk meringankan langkah dalam menempuh pendidikan tinggi.
Beasiswa ini diserahkan langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, secara simbolis. Total anggarannya mencapai Rp750 juta, di mana setiap mahasiswa mendapatkan Rp10 juta. Sebuah suntikan semangat yang bukan hanya bernilai finansial, tetapi juga emosional bagi para penerima.
Acara berlangsung hangat dengan kehadiran Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta para orang tua yang tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya.
Komitmen Pemerintah : Pendidikan sebagai Tangga Kemajuan
Dalam sambutannya, Bupati Kamarudin menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi jalan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itulah, pemerintah daerah mencurahkan perhatian besar bagi putra-putri terbaik Beltim yang tengah menempuh kuliah di berbagai daerah.
> “Beasiswa ini diberikan sebagai apresiasi dan dukungan bagi putra-putri terbaik daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras, namun tetap diprioritaskan bagi yang lebih membutuhkan,” ujar Kamarudin.
Tak hanya ditujukan untuk membantu biaya kuliah, beasiswa ini diharapkan mampu menjadi pemantik untuk meningkatkan motivasi belajar. Bupati juga menyampaikan rasa hormatnya kepada para orang tua yang terus mengupayakan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.
Proses Seleksi Transparan dan Ketat
Kepala Bagian Kesra Setda Beltim, Supeni, menjelaskan bahwa seleksi beasiswa dilakukan secara ketat dan transparan sejak Mei hingga November 2025. Setiap tahapan mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari:
* Sosialisasi program beasiswa
* Penerimaan pendaftaran
* Seleksi administrasi
* Verifikasi lapangan
* Pengumuman hasil seleksi
* Penyaluran bantuan
Tahapan ini memastikan bahwa beasiswa benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh mahasiswa yang berprestasi serta layak mendapatkan dukungan.
Supeni juga mengingatkan para penerima untuk menyerahkan laporan pertanggungjawaban paling lambat 10 Januari 2026, sesuai Surat Sekda Nomor DK.03.02/2217/SETDA/2025.
Harapan Baru, Langkah Baru
Bagi para mahasiswa penerima, beasiswa ini bukan hanya tentang uang. Ini tentang pengakuan. Tentang keyakinan bahwa usaha mereka dihargai dan masa depan mereka diperhatikan.
Bupati berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan kuliah, seperti pembelian buku, biaya penelitian, hingga penunjang kegiatan akademik lainnya.
Di balik acara simbolis itu, ada pesan besar yang ingin disampaikan: bahwa Beltim sedang menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing, berprestasi, dan kembali mengharumkan daerahnya. | Besadu.Com | */Redaksi | *** |















